
Daftar Isi
Jakarta, tadalafilusp Indonesia
—
Dugaan aksi
pembubaran ibadah
jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (
GKPI
) terjadi di sebuah rumah yang diduga difungsikan sebagai tempat ibadah di Desa Mekar Sari, Kecamatan Rajeg,
Kabupaten Tangerang
, Banten, Minggu (20/9).
Peristiwa tersebut viral di media sosial setelah video yang merekam aksi sejumlah warga mendatangi lokasi ibadah beredar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam video, sejumlah warga mendatangi rumah yang digunakan jemaat untuk beribadah. Warga meminta kegiatan ibadah dihentikan karena tempat tersebut dinilai belum memiliki izin.
Dalam video yang beredar juga terlihat dugaan warga mengacungkan senjata tajam.
Kapolsek Rajeg AKP Yono Taryono membenarkan peristiwa tersebut. Yono menjelaskan lokasi yang didatangi warga merupakan rumah sewaan yang difungsikan sebagai tempat ibadah.
“Terkait peristiwa tadi siang di rumah ibadah, bukan gereja,” kata Yono.
Menurut Yono, saat ini kedua pihak yang berselisih telah dipertemukan untuk mencari penyelesaian. Mediasi dilakukan bersama tokoh masyarakat dan pemerintah setempat.
“Kedua belah pihak sudah kami kumpulkan di rumah tokoh masyarakat setempat bersama Pak Camat juga, untuk situasi di lapangan kondusif dan terkendali,” ujarnya.
Yono mengatakan, musyawarah akan kembali digelar pada Selasa (22/9) dengan melibatkan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Tangerang.
“Rencana hari Selasa akan dimusyawarahkan lagi di aula Kecamatan Rajeg dengan mengundang FKUB Kabupaten Tangerang,” tuturnya.
(dod/wis)
Baca lagi: Ed Sheeran Akhirnya Buka Suara soal Gaza Usai Macklemore Didepak
Baca lagi: Apa Itu Fitur AudioProtect dan SOS Button di Grab?
Baca lagi: Klasemen Medali Asian Games 2026: Indonesia masih di Posisi ke-12



