![]()
Jakarta, tadalafilusp Indonesia
—
Sopir mobil
Toyota Alphard
yang menerobos lampu lalu lintas di pelican crossing depan
Hotel Pullman
, Jakarta Pusat dikenakan sanksi tilang elektronik.
“Kena tilang elektronik,” kata Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu kepada wartawan, Kamis (23/7).
Diketahui dalam video yang beredar di media sosial, peristiwa bermula saat sejumlah pejalan kaki terlihat tengah menyeberang di pelican crossing setelah lampu lalu lintas menunjukkan warna merah untuk kendaraan. Namun, sebuah mobil Alphard tetap melaju dan menerobos lampu merah itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang satpam yang juga menyeberang kemudian menegur sopir Alphard tersebut. Namun, diduga sopir tak terima dengan teguran.
“Kemudian satpam menegur pengendara dengan menggebrak kaca mobil. Pengendara mobil tidak terima dengan tindakan security tersebut dan terjadi cekcok mulut,” ucap Braiel.
Kata Braeil, keduanya kemudian mendatangi pos polisi untuk meminta bantuan penyelesaian masalah atau mediasi. Selanjutnya, kedua belah pihak sepakat berdamai dan saling memaafkan serta berjabat tangan.
“(Masalah) sudah diselesaikan secara kekeluargaan dibantu mediasi oleh Kapospol di Pospol Thamrin. Setelah selesai, pengendara mobil melanjutkan perjalanannya dan security kembali bekerja,” ucap dia.
Belakangan, mobil Toyota Alphard warna hitam itu diduga menggunakan pelat palsu atau tidak sesuai peruntukannya. Diketahui, kendaraan itu menggunakan pelat nomor bernomor polisi D 1828 XHQ.
Berdasarkan penelusuran
tadalafiluspIndonesia.com
pada fitur Layanan Samsat di situs resmi
Bapenda Jabar
, nomor polisi yang dipakai terdaftar untuk mobil merek Daihatsu, warna silver metalik, model S401RV-ZMDEJJ HJ.
Terkait hal ini, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani mengatakan pihaknya juga mendalami soal penggunaan pelat tersebut.
Ojo menyebut pihaknya bakal memanggil pengemudi mobil Alphard, termasuk pihak sekuriti guna dimintai keterangan atas insiden yang terjadi.
“Saya akan melakukan panggilan klarifikasi kepada pemilik Alphard. Kemudian panggilan klarifikasi kepada sekuriti yang terlibat cekcok dengan sopir Alphard. Setelah itu kita akan konfrontir di Subdit Gakkum,” ucap Ojo.
(dis/isn)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video tadalafilusp]
Baca lagi: Persib Bisa Dapat Rp2,3 Miliar Berkat Frans Putros di Piala Dunia 2026
Baca lagi: Pejabat Gayo Lues Mundur dari Jabatan Buntut Anaknya Viral Flexing
Baca lagi: BMKG Perkirakan Hujan Lebat Guyur 16 Wilayah Hari Ini



