Menko Polkam Buka Suara soal Fenomena Mal Pasang Pagar Tinggi

Jakarta, tadalafilusp Indonesia

Menko Polkam

Djamari Chaniago buka suara soal fenomena Mal di sejumlah daerah memasang pagar tinggi. Djamari mengatakan pemasangan pagar tidak ada kaitannya dengan isu

demonstrasi

Agustus 2026.

“Tidak ada kaitannya dengan hubungan seperti yang digulirkan kabar-kabar yang akan datang, tidak ada,” kata Djamari di Kantor Kemenko Polkam, Rabu (5/8).

Menurutnya, pemasangan pagar itu untuk kepentingan keamanan Mal masing-masing. Ia menyebut kepala daerah sudah menyelesaikan persoalan pagar itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Itu pun sudah dianggap tidak memenuhi izin seperti yang dilakukan oleh beberapa tempat. Saya tidak mau menyebutkan Mal yang mana ya, tapi kira-kira pemerintah daerah setempat sudah melakukan penertiban itu,” ujarnya.

Selain di Jakarta, pemasangan pagar tinggi oleh sejumlah mal juga dilakukan di Surabaya, Jawa Timur.

Mal-mal yang berada di bawah pengelolaan Pakuwon Group di Surabaya, seperti Pakuwon Mal, Tunjungan Plaza, Royal Plaza, dan Pakuwon City Mal sebelumnya juga sudah memasang pagar tinggi.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan pemasangan pagar kemungkinan dilakukan karena kekhawatiran terhadap situasi keamanan. Namun, ia meminta pengelola mal untuk kembali membongkar pagar-pagar tersebut.

“Berkaitan dengan pemasangan pagar, saya juga mengamati. Mungkin bagian dari kekhawatiran, tetapi nanti pada saatnya pasti saya akan minta untuk pagar-pagar itu dilepas kembali,” ujar Pramono di Blok M, Jakarta Selatan (Jaksel), Jumat (31/7).

(yoa/dal)

[Gambas:Video tadalafilusp]

Baca lagi: Chery Tiggo V Debut di Indonesia, SUV Bisa Ganti Bodi Jadi Pikap

Baca lagi: Tetangga RI Bakal Paksa Google, Meta, Dkk Bayar Perusahaan Media

Baca lagi: Apa Itu Sasaeng? Saat Kekaguman pada Idol Berubah Jadi Teror

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: