
Jakarta, tadalafilusp Indonesia
—
Gubernur DKI Pramono Anung mengungkapkan dua kelurahan di
Jakarta
sudah mengalami
kekeringan
di tengah musim kemarau panjang.
Hal ini disampaikan dalam rangkaian kegiatan Apel Jaga Jakarta terkait Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Kemarau di DKI Jakarta, Rabu (2/9).
“Seperti yang saudara-saudara saksikan, pada hari ini ada dua kelurahan yang memang sudah mengalami kekeringan, yaitu di Kelurahan Kalibaru dan Semper,” ujar Pramono.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kelurahan Kalibaru dan Semper terletak di Kecamatan Cilincing, Kota Jakarta Utara.
Untuk mengatasi kekeringan, Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi lainnya dalam menyediakan tangki air.
“Untuk itu telah disediakan 29 tangki dari 10 instansi lembaga yang berpartisipasi untuk mengatasi persoalan kekurangan air di Jakarta,” kata Pramono.
Selain itu, BPBD dan PAM Jaya juga telah menyiapkan jalur komunikasi yang dapat menampung laporan warga yang terdampak kekeringan.
“Ini kami sosialisasikan ke jajaran wali kota, kecamatan, dan kelurahan agar bilamana masyarakat menemukan kejadian kekeringan, segera melaporkan ke 112 dan kami akan memfasilitasi dengan PAM Jaya untuk distribusi air bersih,” ujar Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, Geofisika (BMKG) memperkirakan puncak kemarau terjadi pada Agustus hingga September 2026. Namun, fenomena El Nino sendiri diperkirakan masih akan berlangsung hingga awal tahun 2027.
(mou/dal)
Baca lagi: Menkop Respons Isu Anggaran Rp103 Miliar, Bukan Khusus untuk Podcast
Baca lagi: Agenda Sidang Hak Asuh Ruben Onsu vs Sarwendah Hari Ini
Baca lagi: Gaji John Ternus Sebagai Bos Baru Apple Terungkap, Hampir Rp1 Triliun


