Guru SD Depok Tewas Terikat di Gunung Putri Bogor, Polisi Buru Pelaku

Jakarta, tadalafilusp Indonesia

Seorang perempuan diduga korban

pembunuhan

ditemukan tergeletak di jalanan Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar).

Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Anggi Prasetyo mengatakan polisi masih berupaya mengungkap dan memburu terduga pelaku pembunuhan korban yang teridentifikasi sebagai Arifanti (41)–seorang guru SD di Depok.

“Masih dicari (pelakunya),” kata Anggi, Senin (31/8) dikutip dari

detik.com.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anggi mengatakan sejumlah upaya dilakukan penyidik untuk mengungkap kasus ini, dan memburu terduga pelaku.

Kasus tersebut saat ini dalam penanganan Satres PPA/PPO Polres Bogor. Namun, penyidik Satreskrim Polres Bogor turut membantu mengejar pelaku.

“Kita cek upaya-upaya masih dilakukan,” ucapnya.

Sebelumnya, polisi telah mengantongi identitas terduga pembunuh seorang guru wanita bernama Arifianti (41) yang jenazahnya tergeletak di jalanan Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Bogor. Saat ini, pelaku tengah dalam pengejaran polisi.

“Sudah ada gambaran terduga pelaku, lagi dikejar,” kata Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, Rabu (10/12/2025), dikutip dari

detik.com

.

Wikha menjelaskan terduga pelaku merupakan orang yang terakhir kali bertemu dengan korban. Dialah orang yang sempat memboncengkan korban yang sudah tak bernyawa dengan sepeda motor.

“Terduga pelaku itu kemungkinan terakhir ketemu sebelum ditemukan meninggal sama terduga pelaku ini,” ucapnya.

Korban ditemukan tewas tergeletak di pinggir jalan Desa Tlajungudik, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (6/12).

Saat ditemukan, korban dalam kondisi tangan terikat dan memakai jas hujan warna biru.

Baca berita lengkapnya di sini.

(tim/kid)

Baca lagi: Guru SD Depok Tewas Terikat di Gunung Putri Bogor, Polisi Buru Pelaku

Baca lagi: Persik dan Persipura Sebut Paradigma Liga Indonesia Berubah

Baca lagi: Menkomdigi Buka Suara Soal Kasus Yogi ‘Starlink’ di Mentawai

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: